Kamis, 27 Oktober 2016

KEWIRAUSAHAAN

KEWIRAUSAHAAN
Sejumlah penelitian yang menganalisis mekanisme dan pencetus pertumbuhan ekonomi berfokus pada peran belanja R&D serta inovasi  (Goel &Ram, 2001; Griliches, 1979; Piekarz, 1983).
“Faktor apa yang kemudian menjadi penting dalam mengupayakan pertumbuhan ekonomi suatu negara….???”……(Schampeter, 1934)
  1. Kewirausahaan dan Wirausaha
            Kewirausahaan merupakan bidang ilmu yang telah berkembang bertahun-tahun dan menarik untuk dikembangkan. Individu yang mempelajari kewirausahaan akan memiliki keinginan 3 sampai 4 kali lebih besar dalam memulai usahanya sendiri, bahkan memiliki pendapatan 20 – 30% lebih tinggi dari yang mempelajari bidang lain (Hisrit et al, 2008).
Kewirausahaan adalah suatu ilmu yang mengkaji tentang mengembangan dan pembangunan semangat kreativitas serta berani menanggung resiko terhadap pekerjaan yang dilakukan demi mewujudkan hasil karya tersebut.
Wiraswasta yang terdiri dari tiga kata:
Wira    = teladan, berbudi luhur, berani
Swa     = sendiri
Sta       = berdiri …….(berani berdiri sendiri)
Wirausaha adalah seorang yang menciptakan bisnis baru dengan mengambil risiko dan ketidakpastian demi mencapai keuntungan dan pertumbuhan yang signifikan dengan cara mengidentifikasi peluang dan menggabungkan sumber-sumber daya yang diperlukan sehingga sumber tersebut bisa dikapitalisasikan (Wilson dkk, 2009)
Wirausaha adalah individu yang mengambil risiko dan memulai hal yang baru (Hisrit et al, 2008)
Krateristik wirausaha:
      Memiliki hasrat untuk mengambil tanggung jawab
       Mengambil risiko menengah
       Percaya diri pada kesuksesan
       Berhasrat untuk mengetahui umpan balik
       Enerjik
       Berorientasi pada masa depan
       Keterampilan berorganisasi
       Menilai prestasi lebih tinggi dari pada uang.
Empat aspek utama menjadi seorang wirausaha yaitu:
  1. Proses penciptaan yang baru;
  2. Memerlukan pengorbanan waktu dan tenaga;
  3. Melibatkan imbalan menjadi wirausaha;
  4. Melakukan pengambilan resiko.


KEWIRAUSAHAAN

KEWIRAUSAHAAN
Sejumlah penelitian yang menganalisis mekanisme dan pencetus pertumbuhan ekonomi berfokus pada peran belanja R&D serta inovasi  (Goel &Ram, 2001; Griliches, 1979; Piekarz, 1983).
“Faktor apa yang kemudian menjadi penting dalam mengupayakan pertumbuhan ekonomi suatu negara….???”……(Schampeter, 1934)
  1. Kewirausahaan dan Wirausaha
            Kewirausahaan merupakan bidang ilmu yang telah berkembang bertahun-tahun dan menarik untuk dikembangkan. Individu yang mempelajari kewirausahaan akan memiliki keinginan 3 sampai 4 kali lebih besar dalam memulai usahanya sendiri, bahkan memiliki pendapatan 20 – 30% lebih tinggi dari yang mempelajari bidang lain (Hisrit et al, 2008).
Kewirausahaan adalah suatu ilmu yang mengkaji tentang mengembangan dan pembangunan semangat kreativitas serta berani menanggung resiko terhadap pekerjaan yang dilakukan demi mewujudkan hasil karya tersebut.
Wiraswasta yang terdiri dari tiga kata:
Wira    = teladan, berbudi luhur, berani
Swa     = sendiri
Sta       = berdiri …….(berani berdiri sendiri)
Wirausaha adalah seorang yang menciptakan bisnis baru dengan mengambil risiko dan ketidakpastian demi mencapai keuntungan dan pertumbuhan yang signifikan dengan cara mengidentifikasi peluang dan menggabungkan sumber-sumber daya yang diperlukan sehingga sumber tersebut bisa dikapitalisasikan (Wilson dkk, 2009)
Wirausaha adalah individu yang mengambil risiko dan memulai hal yang baru (Hisrit et al, 2008)
Krateristik wirausaha:
      Memiliki hasrat untuk mengambil tanggung jawab
       Mengambil risiko menengah
       Percaya diri pada kesuksesan
       Berhasrat untuk mengetahui umpan balik
       Enerjik
       Berorientasi pada masa depan
       Keterampilan berorganisasi
       Menilai prestasi lebih tinggi dari pada uang.
Empat aspek utama menjadi seorang wirausaha yaitu:
  1. Proses penciptaan yang baru;
  2. Memerlukan pengorbanan waktu dan tenaga;
  3. Melibatkan imbalan menjadi wirausaha;
  4. Melakukan pengambilan resiko.


DEMPLOT ATAU DEMONTRATION PLOT

DEMPLOT ATAU DEMONTRATION PLOT

            Demplot atau Demontration Plot adalah suatu metode penyuluhan pertanian kepada petani, dengan cara membuat lahan percontohan, agar petani bisa melihat dan membuktikan terhadap objek yang didemontrasikan.
Demplot bisa berupa Inovasi teknologi budidaya, VUB (Varietas Unggul Baru), Pemupukan dan lain-lain, disesuaikan dengan demografi wilayah tersebut.
            Di wilayah Desa Cilamaya yang merupakan wilayah binaan Gapoktan Saluyu, ada beberapa Demplot yang telah dilakukan, diantaranya :
1. Demplot Tabela (Tanam Benih Langsung) dan Tapin (Tanam Pindah) yang dilakukan oleh PT Bayer bekerjasam dengan anggota kelompok tani Pertamina Bahagia dengan luas lahan Demplot 1 hektare. Pada lahan demplot Tabela ditanam Varietas Lokal yakni Ciherang, sedangkan pada lahan demplot Tapin ditanam VUB, yakni Varietas Inpari 13 yang berdasarkan hasil penelitian BB Padi Sukamandi memiliki beberapa keunggulan, diantaranya : tahan Hama WBC, Umur genjah dan Potensi Produksi Tinggi.
2. Demplot Penggunaan Pupuk Organik yang dilakukan oleh BATAN (Badan Tenaga Atom dan Nuklir) yang bekerjasama dengan anggota kelompok tani Jembar, dengan luas lahan demplot 1.000m2.
3. Demplot-demplot yang dilakukan oleh Perusahaan Pestisida (Formulator), mengenai efektivitas Pestisida yang mereka produksi.